welcome to hera's blog

welcome to hera's blog

Jumat, 26 Desember 2014

PUisi Pengikat Rindu



Assalamua’likum guys……
Aku kembali dengan membawa puisi terbaru “Pengikat rindu”. Puisi yang menguras emosi
Selamat membaca…..

Pengikat rindu
(Titin Herawati)
Apakah ini akan menjadi akhir yang bahagia?
Ku bernyanyi bersama dia dari kajauhan
Menatap matanya dari kejauhan
Serta tersenyum kepadanya dari sudut pandangku
Dia berbalik dan tersenyum
Dengan pesona sang langit yang terselubung
Menjadi sebuah harapan baru yang dirasakan kalbu

Kesaktiannya memikat kedua mata tanpa berkedip
Menyapu semua kerinduan yang tersisa
Dan membangun tabir cinta dengan harapan
Takdir akan selalu bersama bagai awan yang berjodoh dengan langit
Jarum berjodoh dengan benang, serta jiwa yang berjodoh dengan raga
Dan sepasang anak manusia yang hadir dimuka bumi
Sang Adam yang berjodoh dengan Sang Hawa.

Gejolak cinta akan kemurnian hati semakin  berkecamuk
Ditemani siang yang berganti malam

Dia datang dengan membawa pelitanya
Aku bersiap diri ditemani nyanyian rindu
Dengan asmara dua hati, akan bersatu
Sebagai tanda pengikat sepi
(22 Januari 2014)
Puisi “Pengikat rindu” menjelaskan tentang kekaguman terhadap seseorang. Mencintai seseorang tanpa ada yang mengetahui selain dirinya sendiri. Puisi ini juga menceritakan rasa rindu yang ada tetapi tidak dapat diungkapkan, meskipun tidak dapat terungkap bagi orang yang merasakan ini tetap senang dan gembira saat tahu orang yang dirindukan tertawa dan senang….

9 komentar: